Feeds:
Posts
Comments

Hai, hai, hai, sudah lama gak posting apa-apa. Maklum, sibuk kerjaan, mondar-mandir karawaci-jakarta. Akhir-akhir ini, saya tertarik mempelajari mengenai laporan bank yang di submit ke bank indonesia. Saya mulai googling, tapi informasinya tidak lengkap dan tidak bisa memberikan gambaran secara keseluruhan mengenai laporan apa saja yang dipaorkan bank ke Bank Indonesia. Dari pembelajaran, saya mendapatkan beberapa jenis laporan bank umum, yaitu:

  1. Laporan Harian Bank Umum (LHBU)
  2. Laporan Bulanan Bank Umum (LBU)
  3. Laporan Berkala Bank Umum (LBBU)
  4. Laporan Keuangan Bank Umum (LKPBU)
  5. Laporan Lalu-Lintas Devisa (LLD)
  6. Laporan Sistem Informasi Debitur (SID) yang akan digantikan dengan Laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
  7. LCR, laporan liquidity

Ada juga laporan Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) atau Suspicious Transaction Report (STR) dan Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT) atau Cash Transaction Report (CTR). Kedua laporan ini, dibuat bank untuk dilaporkan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

(Apakah ada yang tahu laporan wajib lainnya?)

Mari kita bahas secara singkat mengenai masing-masing jenis laporan tersebut:

LAPORAN HARIAN BANK UMUM (LHBU)

LHBU ini disusun dan disampaikan oleh kantor pusat baik Bank umum konvensional maupun Bank berdasarkan prinsip syariah (Bank syariah) termasuk Unit Usaha Syariah (UUS) pada Bank konvensional yang membawahi kantor cabang syariah.

Laporan ini merupakan gabungan dari seluruh kantor baik yang melakukan kegiatan operasional di Indonesia maupun di luar Indonesia. Dalam pengertian laporan gabungan bagi Bank konvensional, termasuk pula gabungan dari kantor cabang yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah (kantor cabang syariah). Sementara itu, bagi Bank konvensional yang memiliki kantor cabang syariah,  yang wajib melaporkan adalah UUS pada Bank dimaksud yang merupakan gabungan dari kantor-kantor cabang syariah tersebut.

LHBU antara lain meliputi Laporan Pasar Uang Antar Bank, Laporan Trannsaksi TOD/TOM/SPOT, Laporan Transaksi Forward/Swap/Option, Laporan Transaksi Derivatif, Laporan Perdagangan Surat Berharga di Pasar Skunder, Laporan PDN, Laporan Proyeksi Arus Kas, Laporan Suku Bunga.

Seperti namanya, pelaporan ini dilaporkan setiap hari oleh Bank ke Bank Indonesia. Waktu pelaporan untuk masing-masing jenis laporan berbeda, hal ini diatur sesuai kebijakan dari Bank Indonesia. Laporan disampaikan secara elektronis langsung ke Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta. Komunikasi pelaporan yang digunakan adalah melalui media extranet. Laporan ini disusun dan disampaikan dalam bentuk text file.

LAPORAN BULANAN BANK UMUM (LBU)
Seperti namanya, laporan ini dilaporkan perbulan oleh bank ke web portal Bank Indonesia berupa text file dengan fixed length yang telah di definisikan oleh Bank Indonesia. LBU dikelompokan kedalam 4 jenis pelaporan:
– Laporan per kantor
Terdiri dari 52 formulir pelaporan, yang melaporkan berbagai informasi keuangan bank seperti neraca laba rugi, laporan dplk, loan, ckpn, dan lainnya, termasuk informasi detail mengenai profile bank yang melakukan pelaporan. Kegiatan keuangan bank, dikelompokan dan dilaporkan berdasar kantor cabang pelapor yang sudah terdaftar di bank indonesia.
– Laporan gabungan
Laporan gabungan dari semua cabang pelapor Bank.
– Laporan anak perusahaan
Laporan keuangan anak perusahaan yang dimiliki oleh bank.
– Laporan konsolidasi
Gabungan antara laporan anak perusahaan dan laporan gabungan

Untuk Laporan Bank Syariah atau Unit Syariah, berbeda dengan Bank Umum. Hampir serupa namun tak sama. Laporan Bank Syariah,akan dibahas pada postingan selanjutnya.

 

Nah sampai disini dulu, saya masih coba gali lebih dalam mengenai detail pelaporan ini. See you soon at next article. (Semoga ada waktu lagi untuk tetap menulis artikel untuk meramaikan blog ini.)

Btw, denger gosip katanya bank yang telat menyampaikan laporan ke Bank Indonesia, dikenai denda 50juta. wow

Transaksi Derivatif

Transaksi Derivatif adalah transaksi yang nilainya di turunkan dari nilai aset, tingkat referensi atau index. Kegunaan derivatif adalah sebagai asuransi & lindung nilai dan Spekulasi & arbitrasi. Salah satu kegunaan derivatif adalah sebagai suatu alat untuk mengalihkan risiko. Contohnya, petani dapat menjual kontrak berjangka atas hasil panenan kepada spekulator sebelum panen dilakukan. Si petani melakukan lindung nilai atas risiko naik atau turunnya harga panenan dan si spekulator menerima pengalihan risiko ini dengan harapan imbalan yang besar. Sipetani mengetahui secara pasti nilai jual hasil panen yang akan diperolehnya kelak dan si spekulator akan memperoleh keuntungan apabila harga jual mengalami kenaikan namun apabila harga jual mengalami penurunan maka ia akan mengalami kerugian. Arbitrasi atau juga dikenal dengan istilah asing “arbitrage” ini bisa diartikan sebagai suatu tindakan mengambil keuntungan dengan memanfaatkan perbedaan antara satu aset acuan dan aset acuan lainnya misalnya dengan memanfaatkan perbedaan antara nilai Indeks. Spekulator dapat bertransaksi dengan spekulator lainnya juga dengan orang yang membutuhkan lindung nilai (hedger). Pada umumnya transaksi pasar pasar derivatif lebih didominasi oleh perdagangan spekulatif daripada perdagangan lindung nilai dalam artian yang sesungguhnya.

Terdapat dua jenis kontrak derivatif yang dikenali dari cara perdagangannya di pasar yaitu :

  • Derivatif yang ditransasikan di luar bursa
atau dikenal juga dengan istilah “(Over-the-counter (OTC) derivatives) adalah merupakan suatu kontrak bilateral ( melibatkan dua pihak) yang dilakukan di luar bursa ataupun tanpa menggunakan pialang (transaksi langsung antara para pihak). Beberapa produk seperti swap, kontrak serah nilai tukar, dan opsi eksotik (exotic option) yaitu suatu derivatif yang menggunakan fitur sehingga menjadi lebih rumit daripada derivatif yang umum diperdagangkan, misalnya opsi vanila[4] ) seringkali diperdagangkan tanpa melalui bursa (OTC). Pasar transaksi derivatif tanpa melalui bursa (OTC) ini sangat besar sekali.
  • Derivatif yang diperdagangkan di bursa
atau disebut juga Exchange-traded derivatives adalah merupakan instrumen derivatif yang diperdagangkan pada bursa perdagangan khusus derivatif (bursa berjangka) ataupun bursa lainnya. Bursa derivatif menjalankan perannya sebagai perantara atas transaksi terkait dan memungut marjin awal (initial margin) dari kedua belah pihak yang melakukan transaksi sebagai jaminan.

Transaksi derivatif OTC dibagi memiliki 5 jenis, yaitu:

  • Spot
    Transaksi Spot yaitu transaksi pembelian dan pen-jualan valuta asing (valas) untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari.
  • Future
    Transaksi Futures adalah kesepakatan kontrak tertulis antara dua pihak (pembeli dan penjual) untuk melakukan dan menerima penyerahan sejumlah aset/komoditi dalam jumlah, harga dan batas waktu tertentu.
    Misalnya, A dan B membuat kontrak pada 1 Januari 2008. A akan menjual US$ 1 juta dengan kurs Rp 9.350 per US$ pada 30 Juni 2008 kepada B, tidak peduli berapa kurs di pasar saat itu.
  • Forward
    Foward adalah Tansaksi/kontrak membeli/menjual valuta asing lawan valuta lainnya pada tanggal valuta dimasa yang akan datang dengan harga/rate yang sudah ditentukan sekarang (pada tanggal kontrak).
    Dalam transaksi forward, piutang atau hutang valuta asing dicatat sebesar kurs tunai yang berlaku pada saat itu (spot rate), sedangkan hutang atau piutang Rupiah dicatat sebesar kurs masa depan (forward rate).
  • Swap
    Salah satu jenis hedging dan upaya untuk meraih keuntungan dalam mekanisme pasar uang adalah dengan melakukan gadai valuta asing atau dikenal dengan istilah SWAP. Transaksi Swap adalah Suatu kontrak untuk membeli/menjual sejumlah valuta asing (refference currency) terhadap valuta asing lainnya (non-refference currency) pada tanggal valuta tertentu dan secara bersamaan disepakati untuk menjual/membeli kembali jumlah tersebut di masa yang akan datang dengan harga yang telah ditetapkan.
  • Option
    Option adalah suatu kontrak antara holder dan writer yang memberikan hak (bukan kewajiban ataupun obligasi) kepada holder (pemegang kontrak) untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga tertentu (exercise price/strike exercise) dalam jangka waktu tertentu (expiration date).
    Misalnya, A dan B membuat kontrakpada 1 Januari 2008. A memberikan hak kepada B untuk membeli dollar AS dengan kurs Rp 9.350 per dolar pada tanggal atau sebelum 30 Juni 2008, tanpa B berkewajiban membelinya. A mendapat kompensasi sejumlah uang untuk hak yang diberikannya kepada B tanpa ada kewajiban pada pihak B. Transaksi ini disebut call option. Sebaliknya, bila A memberikan hak kepada B untuk menjualnya disebut put option. Transaksi option dapat menjadi lebih rumit. Misalnya A dan B membuat kontrak pada 1 Januari 2008. Perjanjiannya A menjual US$ 1 juta dengan kurs Rp 9.350 per dolar kepada B. Transaksi ini lunas. Pada saat yang sama A juga memberikan hak kepada B untuk menjual kembali US 1 juta pada tanggal atau sebelum 30 juni 2008 dengan kurs Rp 9.500 per dolar. Hal ini akan gugur dengan sendirinya bila kurs melebihi Rp 9.500 per dolar, itu pun bila syarat berikutnya terpenuhi.

Contoh Derivatif

Turunan Jenis Kontrak
Bursa perdagangan berjangka Bursa perdagangan opsi Transaksi swap di luar bursa Transaksi kontrak serah (forward)di luar bursa Transaksi opsi di luar bursa
Indeks Ekuitas *Indeks berjangka DJIA
*Indeks berjangka NASDAQ
*Opsi pada bursa berjangka Indeks DJIA
*Opsi pada bursa berjangka Indeks NASDAQ
Swap ekuitas Back-to-back n/a
Pasar uang * Eurodolar
* Euribor berjangka
*Opsi berjangka Eurodollar
*Opsi berjangka Euribor
Swap suku bunga Kontrak serah kurs *Suku bunga cap dan floor
*Opsi swap (Swaption)
* Swap basis )
Obligasi Obligasi berjangka Opsi berjangka obligasi n/a Perjanjian pembelian kembali Opsi obligasi
Saham perdagangan berjangka saham Opsi saham Swap ekuitas Perjanjian pembelian kembali *Opsi saham
*Waran
*Waran turbo
Bursa valuta asing Perdagangan valuta asing berjangka OpsiPerdagangan valuta asing berjangka Swap mata uang Kontrak serah valuta asing Opsi valuta asing
Kredit n/a n/a Swap kredit n/a Opsi kredit

Contoh lain turunan adalah :

  • Derivatif ekonomi: nilai pembayarannya berdasarkan data ekonomi sebagaimana yang dikeluarkan oleh biro statistik suatu negara
  • Derivatif energi :nilai pembayarannya berdasarkan berbagai variasi indeks harga energi, biasanya diklasifikasikan secara fisik atau secara keuangan dimana secara fisik adalah suatu perjanjian yang merupakan penyerahan fisik dari komoditas energi yang menjadi turunan (minyak bumi, gas,listrik, dan lain lain)
  • Komoditi
  • Derivatif pengangkutan (freight derivatives)
  • Derivatif inflasi (inflation derivatives)
  • Derivatif asuransi (insurance derivatives)
  • Derivatif cuaca (weather derivatives)
  • Derivatif kredit (Credit derivatives)
  • Derivatif olahraga (sports derivatives)
  • Derivatif properti (Property derivatives)

Apa perbedaan antara project big data dari project data warehouse?

Project big data merupakan kombinasi dari 4 atau 5 syarat data sebagai berikut:

  • Volume: besarnya raw data
  • Variety: bermacam jenis data, yaitu data terstruktur, semi terstruktur dan tidak terstruktur
  • Velocity: kecepatan dalam memproses, mengkonsumsei atau menganalisis data
  • Veracity: tingkat ketepatan data
  • (Value): Nilai yang terkandung dalam data

Untuk semua “V” tersebut, big data lebih besar dari pada tradisional data warehouse. Contohnya, volume data untuk tradisional data warehouse biasanya sekitar ratusan gigabytes atau beberapa terabytes, sedangkan big data menangani ratusan bahkan ribuan terabytes. Contoh lainnya, tradisional data warehouse hanya memanage dan memproses data terstruktur saja, sedangkan big data dapat digunakan untuk memproses data terstruktur maupun tidak terstruktur.

Perlu diingat bahwa teknologi dan metode pada data warehouse tradisional tidak akan mampu untuk menangani keperluan big data.

Penguasaan data dan rantai penyediaan informasi menggunakan tradisional data

Pembahasan ini mengarahkan kita kepada metodelogi intergrasi data yang di sebut ETL (Extraction, Transformation, Load). ETL merupakan metode yang umum digunakan dalam project data warehouse dan bisnis analis, ETL dapat dilakukan dengan custom programming (misalnya script, atau ETL application), atau dengan bantuan state-of-the-art ETL platform seperti IBM InfoSphere Information Server.

Konsep dasar dari implementasi ETL adalah pembatasan data dalam supply chain. Hanya data yang diasumsikan penting akan di identifikasi, di extract ke dalam staging area ke dalam database, dan kemudian di transform dan di load ke dalam data warehouse. “Asumsi” adalah kelemahan pada konsep ini. Siapa yang tahu data mana yang dibutuhkan untuk saat ini dan kemudian hari? Siapa yang tahu regulasi apa yang akan diberlakukan pada beberapa bulan atau tahun ke depan?

Setiap perubahan pada definisi dan scope informasi dan data membutuhkan effort, waktu, dan budget, dan hal ini adalah resiko pada sistem di production. Diperlukan suatu resolusi untuk mengatasi hal ini.

Paradigma baru “Harus Diikuti” untuk Big Data: ELT

Perubahan urutan T dan L berarti besar dalam kesuksesan project big data: ELT (Extract, Load, Transform). Perubahan ini terlihat sederhana, tapi memiliki perbedaan besar dalam keseluruhan konsep management data. Daripada melakukan pembatasan sumber data hanya untuk “asumsi” data penting, bagaimana jika kita mengambil semua data dan meletakannya ke dalam suatu plaform big data uang flexible dan powerful seperti Hadoop-bases IBM InfoSphere BigInsights?

Penyimpanan data di hadoop sangat flexible, powerfull, hampir tanpa batasan, dan efisien biaya, Hadoop adalah platform yang menyediakan kemampuan untuk mengambil data dari source, menyimpan data, dan mengolah data berukuran massive dan variatif. Hadoop memiliki sistem schema-on-read sehingga hadoop dapat menyimpan berbagai jenis data tanpa mengetahui format atau definisi data tersebut (misalnya JSON, image, movie, text file, spreadsheets, log file dan lainnya). Tanpa limitasi yang kita bicarakan sebelumnya, kita yakin bahwa kita memiliki data yang kita butuhkan sekarang dan mungkin yang kita butuhkan dimasa depan. Hal ini juga mengilangkan effort “mengidentifikasi data penting”: kita mengambil semua yang dapat kita dapatkan dan menyimpannya!

Hadoop

Hadoop adalah sekumpulan software yang saling bekerja sama untuk mengolah data. Bisa disebut Hadoop adalah sebuah ekosistem yang terdiri dari software-software yang bekerja sama. Secara garis besar saya pribadi membagi ekosistem menjadi beberapa bagian:

  1. Inti atau core dari Hadoop: Ini adalah software utama yang menjadi dasar dari ekosistem. Software ini bisa didapat di web site Apache Hadoop. Inti hadoop ini terdiri dari beberapa bagian yaitu Hadoop Distributed File System (HDFS) dan Map Reduce. HDFS adalah tempat data-data dan file disimpan. Map Reducedisini adalah program untuk melakukan datamining dan pengolahan data lainnya dari file atau data yang disimpan di HDFS.
  2. Data mining. Bagian ini sebenarnya bisa dikatan adalah API untuk menjalankan Map Reduce. Bagian ini mempermudah membuat dan menjalankan Map Reduce. Dengan demikian akan lebih mudah membuat dan menjalankan query. Contoh dari bagian ini adalah Apache Pig dan Apache Hive
  3. Database NoSQL (Not Only SQL). Bagian ini ada karena proses map reduce biasanya makan waktu lama (karena data yang diproses baisanya besar) dan dilakukan secara periodik dan tidak sewaktu-waktu. Bagian ini memberikan akses data yang lebih cepat dan bisa sewaktu-waktu. Contoh NOSQL yang baisa dipakai adalah Apache HBase dan Apache Cassandra.
  4. Bagian pendukung lain. bagian ini padaumumnya dalah pendukung operasional Hadoop. Contohnya adalah Apache Zookeeper yang berfungsi untuk mengatur distribusi data dan pemrosesan data. Zookeeper dipakai oleh Apache HBase. Apache Flume berfungsi untuk mengatur input kedalam hadoop dari sumer data yang bersifat streaming misalnya dari Twitter. Ada banyak lagi software pendukung Hadoop ini. Seperti Apache Ambari, Apache Oozie dsbnya. Tidak mutlak harus memakai semuanya. Hanya tergantung kebutuhan saja.

Hadoop bisa dijalankan disatu komputer saja (single node) ataupun dalam cluster yang berisi banyak komputer (multi node). Single node biasanya untuk development atau training saja. Hadoop memerlukan Java untuk bisa berjalan.

Dengan fitur yang ditawarkan oleh Hadoop, kita dapat memanfaatkan fitur tersebut sebagai penganti traditional staging area di dalam suatu database. Dari sini kita dapat mengambil data yang hanya kita perlukan saat ini dan menganalisanya menggunakan platform seperti IBM Cognos atau IBM SPSS, atau menggunakan layer perantara seperti IBM PureData System for analytic.

Stupid question

Different men asking same matter to me. Is he shall not be him self to get girl or must who the real personality to the girl. Is he must change or looking someone who want to accept him. Hi man, I’m tired with all those stupid question, you want be himself or want to change it is his calling to make decision. Don’t ever asking stupid question again.

Rhema pagi ini

Lukas 8:16-18 “Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”

Jadilah berkat

Jadilah terang jangan ditempat yang terang
Jadilah garam jangan ditengah lautan
Jadilah harapan jangan hanya berharap
Jadilah jawaban jangan hanya kau diam
Jadilah jawaban jangan hanya ucapan
Jadilah jawaban jangan tambahkan beban

Hidupku berharga bagi Yesus
Tiada yang tak berkenan di hadapanNya
Dia ciptakan ku s’turut gambarNya
Sungguh terlalu indah ku bagi Dia

Dia berikan kasihNya bagi aku
Dia t’lah relakan segala-galanya
Dia disalib ‘tuk tebus dosa-dosaku     
Kar’na hidupku sangatlah berharga

Buluh yang terkulai tak kan dipatahkanNya
Dia ‘kan jadikan indah sungguh lebih berharga
Sumbu yang t’lah pudar tak kan dipadamkanNya
Dia ‘kan jadikan terang untuk kemuliaanNya